Sifat-sifat bahan plastik inilah yang membuatnya sulit tergantikan
dengan bahan lainnya untuk berbagai aplikasi khususnya dalam kehidupan
sehari-hari mulai dari kemasan makanan, alat-alat rumah tangga, mainan
anak, elektronik sampai dengan komponen otomotif. Peningkatan penggunaan
bahan plastik ini mengakibatkan peningkatan produksi sampah plastik
dari tahun ke tahun. Sebagai gambaran konsumsi plastik di Indonesia
mencapai 10 kg perkapita pertahun, sehingga dapat diprediksikan sebesar
itulah sampah plastik yang dihasilkan.
Jumat, 29 Maret 2013
Mengenal Sampah Pelastik
Jumat, 16 Maret 2012
Membakar Sampah
Urusan kita dengan sampah tidak berhenti saat kita membuang sampah saja. Membuang sampah di tempatnya memang baik, tetapi masih ada hal-hal yang kita perlu perhatikan setelah membuang sampah.
Beberapa dari kita memilih untuk membakar sampah yang telah terkumpul. Apakah pilihan untuk membakar sampah merupakan pilihan yang baik? Ternyata membakar sampah malah menimbulkan masalah baru lagi, khususnya bagi kesehatan kita.
Sabtu, 30 Juli 2011
Manisan Terong
Manisan merupakan salah satu jenis makanan yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Mengingat pembuatan manisan dapat dilakukan dengan mudah, sekalipun menggunakan peralatan tradisional. Selain itu, bahan baku manisan di Indonesia cukup melimpah dan mudah didapat. Hanya tinggal proses yang inovatif dan kreatif dalam pengolahannya.
Bila dilihat jenisnya, manisan ada dua macam, yaitu manisan kering dan manisan basah. Perbedaan kedua macam manisan tersebut adalah cara pembuatannya, daya awet dan penampilannya. Sedangkan, bahan baku yang digunakan cukup banyak ragamnya. Bahan baku manisan dibuat, bukan hanya dari buah-buahan
Bila dilihat jenisnya, manisan ada dua macam, yaitu manisan kering dan manisan basah. Perbedaan kedua macam manisan tersebut adalah cara pembuatannya, daya awet dan penampilannya. Sedangkan, bahan baku yang digunakan cukup banyak ragamnya. Bahan baku manisan dibuat, bukan hanya dari buah-buahan
Pembuatan Biogas
Eceng gondok yang memiliki nama lain ‘Eichornia crassipes’ adalah sejenis tumbuhan air yang hidup terapung di permukaan air. Akan berkembang biak manakala dipenuhi limbah pertanian atau pabrik sehingga menjadi indicator dimana di tempat/sungai tersebut sudah terkena pencemaran/limbah.
Tanaman gulma (pengganggu) ini dibagi menjadi dua macam, yaitu :
2. Eceng gondok : sejenis tanaman hidrofit. Tumbuhan ini tidak dapat dimakan bahkan tanaman gulma ini menjadi tanaman pengganggu bagi tumbuhan lain dan hewan sekitarnya.
Tanaman gulma (pengganggu) ini dibagi menjadi dua macam, yaitu :
1. Eceng biasa (genjer) : tumbuhan air yang tumbuh di sawah-sawah dan daun muda. Bunganya yang kuncup dapat dijadikan sayuran (Dapat dimakan oleh manusia)
2. Eceng gondok : sejenis tanaman hidrofit. Tumbuhan ini tidak dapat dimakan bahkan tanaman gulma ini menjadi tanaman pengganggu bagi tumbuhan lain dan hewan sekitarnya.
Meski memiliki sifat pengganggu, eceng gondok ternyata berperan penting dalam mengurangi kadar logam berat di perairan waduk seperti Fe, Zn, Cu, dan Hg. Selain itu, eceng gondok dapat menyerap logam berat. Dan yang paling menarik, tanaman ini mengandung selulosa dalam jumlah banyak. Dan selulosa inilah yang bisa digunakan sebagai bahan baker alternative.
Langganan:
Postingan (Atom)